Tanjung Jabung Timur do.co.id Apa yang ingin saya sampaikan disini, tentunya bukanlah bermaksud untuk ikut campur apalagi menggurui terhadap langkah-langkah apa saja yang harus dilakukan untuk menyelesaikan tentang betapa kompleksnya persoalan di Kabupaten Tanjung Jabung Timur. Saya yakin bahwa Bupati dan Wakil Bupati Hajah Dillah dan Muslimin Tanja, telah memiliki orang-orang hebat yang memiliki pandangan dan paham betul dengan berbagai permasalahan.
Pemikiran yang visioner serta memiliki kemampuan yang di dukung oleh integritas dan intelektual serta latar belakang yang mungkin tidak perlu diragukan lagi, tentunya diharapkan mampu menjawab berbagai tantangan dalam mewujudkan Visi - Misi MERATA, sehingga dengan demikian Pembangunan di Kabupaten Tanjung Jabung Timur, setidaknya sejajar dengan Kabupaten lainnya.
Dua puluh lima tahun sudah, Kabupaten Tanjung Jabung Timur sebagai salah satu Kabupaten Pemekaran di Provinsi Jambi dan selama itu pula saya mengamati perkembangan dan kemajuan daerah, seiring dengan terjadinya estafet kepemimpinan.
Meskipun estafet kepemimpinan sudah berlangsung berkali-kali, namun saya tidak melihat adanya konsep pembangunan yang mampu menjawab, bahwa apakah Kabupaten Tanjung Jabung Timur sebagai daerah tujuan atau sebagai daerah lintasan.
Kalau ingin dikatakan sebagai daerah lintasan, tentunya akan terlihat hiruk pikuknya kenderaan dari daerah lain yang lalu lalang melintas di daerah ini, namun kenyataannya hiruk pikuk itu terjadi hanya dari hari Senin sampai Jumat yang merupakan hari kerja, sementara hari Sabtu dan Minggu terlihat bagaikan kota mati, dimana sebagian besar pejabat dan pegawai lainya berdomisili di kota Jambi, sehingga adalah wajar, apabila daerah ini lamban untuk berkembang.
Disamping itu, apabila Tanjung Jabung Timur dianggap sebagai Daerah Tujuan, tentunya sudah banyak pengunjung dari luar daerah yang sengaja datang ingin melihat dan menyaksikan berbagai atraksi yang menarik serta di dukung oleh berbagai fasilitas yang yang mendukung, setidaknya ada Ikon yang bisa di jual untuk ditawarkan, terutama Ikon yang di tamilkan tidak dimiliki oleh daerah lain. sehingga melalui Ikon itulah nantinya akan mampu menarik minat orang luar untuk datang dan berkunjung ke Kabupaten Tanjung Jabung Timur.
Jujur saya katakan bahwa konsep pembangunan Kabupaten Tanjung Jabung Timur hari ini belum menggambarkan sebagai daerah lintasan apalagi daerah tujuan. Belum ada terlihat adanya konsep pembangunan yang berskala prioritas, semuanya masih ngambang, sehingga jangan bermimpi apabila daerah ini akan maju.
Oleh sebab itu saya berharap kepada Bupati dan Wakil Bupati Hajah Dillah dan Muslimin Tanja segera merumuskan konsep pembangunan yang terintegrated, sehingga kemajuan daerah dapat terealisasikan sesuai dengan harapan kita semua.
Pemerintahan Hajah Dillah dan Muslimin Tanja harus berani mengambil keputusan untuk menentukan status Kabupaten Tanjung Jabung Timur sebagai daerah tujuan, artinya pengembangan potensi daerah harus kelola secara maksimal yaitu melalui pengembangan Industri Pariwisata.
Tentunya sangat berat, dimana kondisi infrastruktur yang masih sangat memprihatinkan, tentunya membutuhkan waktu dan anggaran yang sangat besar.
Oleh sebab itu dibutuhkan Sumber Daya Manusia (SDM) di level OPD adalah orang-orang yang memiliki kemampuan dalam membangun jaringan (Network) untuk melakukan lobi-lobi bagaimana menjemput anggaran dari pusat ataupun kemampuan diplomasi dalam menyakinkan investor untuk berinvestasi di Bumi Sepucuk Nipah Serumpun Nibung.
Intinya adalah, bahwa bagaimana kolaborasi antara pemangku kebijakan bersinergi dengan berbagai Stekholder berpikir untuk bersama-sama membangun Tanjung Jabung Timur.(Firdaus)
Posting Komentar